Mulai tanggal 9 September hingga 31 Desember 2008, dapatkan Paket Khusus: See No Evil: Kisah Nyata Agen Lapangan CIA di Timur Tengah (harga sebenarnya: Rp. 49,200, diskon: 50%, harga setelah diskon: Rp. 25,000) dan 9/11: Kegagalan Amerika melindungi Warganya (harga sebenarnya: Rp. 69.000, diskon: 50%, harga setelah diskon: Rp. 35.000).
Khusus paket ini, ongkos kirim ke seluruh Indonesia: Rp. 15,000. Harga paket tambah ongkos kirim: Rp. 75.000.
See No Evil: Kisah Nyata Agen Lapangan CIA di Timur Tengah Pengarang: Robert Baer ISBN: 978-9-793-93019-0
9/11: Kegagalan Amerika Melindungi Warganya
Pengarang: Sid Jacobson & Ernie Colón
ISBN: 978-9-793-93016-9
Baca Halaman 1 sampai 6 buku See No Evil: Kisah Nyata Agen Lapangan CIA di Timur Tengah atau download file PDF-nya.
Baca Halaman 4 sampai 13 buku 9/11: Kegagalan Amerika Melindungi Warganya atau download file PDF-nya. Lihat gambar Hambali versi buku 9/11: Kegagalan Amerika Melindungi Warganya.
See No Evil: Kisah Nyata Agen Lapangan CIA di Timur TengahBagaimana cara menjadi agen CIA? Apa bahan tesnya? Bagaimana proses penempatannya? Robert Baer mengungkapkannya
dengan tuntas. Belakangan ia merasa kecewa dengan CIA. Ia dituduh
bersekongkol untuk membunuh Saddam Hussein. Apa sebenarnya yang terjadi
dengan serbuan Amerika ke Irak itu?
Awalnya, Robert Baer iseng-iseng saja ketika melamar menjadi anggota CIA (Dinas Intelijen Amerika). Tapi ketika lamarannya diterima, dengan sepenuh hati ia mengikuti pelatihan dan akhirnya ditugaskan menjadi agen lapangan di berbagai belahan dunia, yang tidak semua lokasinya dengan bisa mudah kita jumpai di Atlas Dunia.
Karena fasih berbahasa Arab, ia juga ditempatkan di berbagai negara di Timur Tengah. Saat di Irak Utara, ia menjadi perwakilan CIA yang dihubungi pihak-pihak yang berupaya menggulingkan Saddam Hussein. Ia juga yang menjadi perwira penghubung dari agen-agen yang bertikai di Libanon, atau berhubungan dengan kelompok Ikhwanul Muslimin di Eropa.
9/11: Kegagalan Amerika Melindungi Warganya
SID JACOBSON, mantan Managing Editor dan Editor in Chief dari Harvey Comics serta Executive Editor di Marvel Comics. Ia yang menciptakan komik Richie Rich yang diterbitkan Harvey Comics.
ERNIE COLÓN, pelukis yang pernah bekerja di Harvey, Marvel, dan DC Comics. Ia yang mengawasi pembuatan Green Lantern, Wonder Woman, Blackhawk, dan The Flash yang diterbitkan DC Comics, serta Spider-Man di Marvel Comics.
Keduanya bekerjasama membuat komik yang diciptakan berdasarkan THE 9/11 COMMISSION REPORT, yang ditulis dengan independensi tinggi.
detail
|