Toko Buku Online puspri.com cara mudah beli buku dengan harga diskon, buku Intelijen (INTEL INDONESIA MOSSAD CIAdll) dan buku Karl May
cara mudah beli buku diskon, buku Intelijen (INTEL INDONESIA MOSSAD CIAdll) dan buku Karl May HomeHow to BuySite MapAbout UsContact Us
0 item
Hitung Ongkos kirim:
Total belanja: Rp Kota/Wilayah :
Ongkos kirim:

Pembayaran (termasuk ongkos kirim) disampaikan melalui transfer atau setor tunai ke:

BCA KCP Bintaro Sektor 3
a/n: Pandu Ganesa
a/c no 474 0646953

Sertakan nama sesuai pendaftaran ketika mentransfer/setor tunai. Lama pengiriman barang 2 hingga 5 hari kerja (tergantung jarak).

6 user sedang online
Anda pengunjung ke-65,334
Search:
27 Februari 2010
Mossad Sering Palsukan Paspor Australia
KOMPAS, Sabtu, 27 Februari 2010 | 04:17 WIB Sydney, Jumat - Badan intelijen Israel, Mossad, telah secara berkala memalsukan paspor Australia untuk mata-matanya. Demikian dikatakan seorang mantan agen Mossad, Kamis (25/2). Kemarahan terus meningkat atas penggunaan dokumen perjalanan asing untuk sebuah pembunuhan. detail

» index berita
Indokarlmay
Toko Winnetou

# of 4 | Prev - Next
Bookmark and Share

Paket Tetralogi Winnetou

Paket Tetralogi Winnetou
Description
Dapatkan Paket Tetralogi Winnetou: Winnetou I, Winnetou II, Winnetou III, Winnetou IV, dengan diskon 30%, hanya Rp 201.600, ditambah bonus VCD Winnetou I gratis, senilai Rp 40.000 selama persediaan masih ada.

Winnetou I
Pengarang: Karl May
ISBN: 979973760-5

"Orang kulitputih datang dengan memasang senyum manis di wajah, tetapi menyelipkan pisau tajam di pinggang, berikut senjata api yang siap ditembakkan di tangan. Mereka menjanjikan cintakasih dan perdamaian dalam omongan, namun menebar kebencian dan pertumpahan darah dalam kenyataan..."

"Pemuda itu mempunyai bakat yang hebat. Seandainya ia dilahirkan sebagai anak seorang penguasa Eropa, niscaya ia akan menjadi panglima ulung atau pemimpin perdamaian termasyhur. Namun, sebagai pewaris seorang kepala suku Indian, ia akan punah sebagaimana bangsanya..."


Winnetou II
Pengarang: Karl May
ISBN: 97993761-3

Dalam usaha mencari keberadaan Winnetou yang menuju daerah timur karena suatu urusan yang maha penting, Old Shatterhand terperangkap badai hurricane di perairan Kuba. Setelah terdampar di suatu pulau, ia harus luntang-lantung di New York dan akhirnya melamar pekerjaan sebagai detektif.

Ketika mencari Wiliam Ohlert, anak seorang Bankir yang mengidap penyakit jiwa, Old Shatterhand dibantu oleh seorang pencari jejak termasyhur, Old Death, seorang pencandu (atau mantan pecandu?) narkotika. Old Shatterhand memang berjumpa dengan Winnetou. Tetapi sayangnya, ketika itu Winnetou tak bisa menyapanya karena sedang dalam perjalanan untuk mengemban misi rahasia dari Benito Juarez, presiden Mexico yang keturunan Indian.

Mereka terperangkap dalam keributan dengan para anggota organisasi rahasia Ku Klux Klan, yang merupakan dampak langsung perang saudara antara pihak Utara dan Selatan yang sedang berkecamuk. Mereka bukan hanya berkutat di perbatasan Mexico, tapi bahkan masuk ke gurun Mapimi di Mexico. Setelah berkenalan dengan Old Firehand yang juga seorang westman termasyhur, Old Shatterhand terkejut karena ternyata ada misteri kisah cinta segitiga yang juga melibatkan Winnetou. Di buku ini, terdapat juga puisi yang ditulis oleh seorang yang sakit jiwa, yang tak lain dan tak bukan adalah refleksi kehidupan pribadi Karl May sendiri!

Pada bagian kedua trilogi ini, Old Shatterhand menyimpulkan bahwa pada setiap perbuatan buruk yang dilakukan oleh orang-orang Indian, selalu saja ada orang kulitputih yang menjadi biang keladinya! Bagaimana dengan nasib Old Death, si pecandu narkoba itu?


Winnetou III
Pengarang: Karl May
ISBN: 979973762-1

"Dengar baik-baik, Fred, selama mengembara, saya selalu berusaha sedapat mungkin agar tak membunuh orang karena darah manusia adalah sesuatu yang tak ternilai harganya. Saya lebih suka menanggung penderitaan daripada mengangkat senjata untuk membunuh. Dan itu pun hanya terjadi jika saya benar-benar berada berada dalam situasi paling kritis yang bisa merenggut nyawa saya. Lebih baik saya membuat lawan tak berdaya daripada harus mengambil nyawanya..."

"Orang kulitputih itu layaknya hewan peliharaan yang terlatih namun nalurinya sudah tumpul, sedang orang Indian masih tetap bagai hewan liar yang tak hanya memiliki naluri tajam, tetapi juga bisa mengendus dan mendengar dengan hati. Hewan liar tahu apabila kematiannya sudah mendekat. Terlebih lagi, ia tak hanya tahu, tetapi juga bisa merasakan kedatangannya. Jika hal itu terjadi, ia akan pergi mengurung diri dalam hutan lebat untuk mencari ketenangan dan menantikan detik-detik terakhir hidupnya..."

"Apa kamu tahu bahwa saya mengetahui banyak tempat yang mengandung emas, baik yang berukuran besar seperti nuggets, maupun yang berupa butiran-butiran kecil? Saya hanya perlu menunjukkan satu tempat saja dan kamu akan segera menjadi kaya, bahkan kaya-raya, tapi setelah itu ... kamu takkan bahagia lagi. Manitou Agung yang bijaksana tak menciptakan kamu untuk terbuai di atas tumpukan harta..."


Winnetou IV
Pengarang: Karl May
ISBN: 978-9-793-93017-6

"Saya Winnetou. Saya disebut Kepala Suku Apache. Saya menulis untuk suku saya. Dan saya menulis untuk semua, segenap umat manusia di pelosok bumi. Kiranya Manitou yang Mahaagung dan Mahabaik merentangkan tangannya ke atas suku ini dan ke atas semua orang yang berkehendak baik dengan mereka!" ...

"Sebuah benih ajaib telah disemaikan Old Shatterhand ke dalam hati saudaranya Winnetou. Benih itu akan menghasilkan buah-buah lezat. Kembang-kembangnya akan menebarkan harum semerbak tiada henti. Dan tunas-tunas dari bijinya tak akan berhenti bertumbuh. Bukan dalam hitungan jam, dalam beberapa menit lagi seluruh musuh kalian akan memohon untuk diterima ke dalam klan Winnetou. Apa keinginan mereka akan dikabulkan?" ...

Tigapuluh tahun setelah kematian Winnetou, Old Shatterhand menerima surat yang misterius, baik dari teman atau lawannya. Ia tidak bisa mengelak dan terpaksa memenuhi tantangan berduel dari musuh bebuyutannya seperti Tangua, Kepala Suku Kiowa, ataupun To-kei-chun, Kepala Suku Comanche Racurroh. Rupanya, arwah Santer si pembunuh ayah dan adik Winnetou itu--juga ikut membayanginya. Dunia serasa berhenti berputar ketika ia harus mengunjungi Nugget-tsil alias Gunung Emas, tempat surat wasiat Winnetou disembunyikan. Ia juga harus mengunjungi kembali Danau Kelam, tempat emas Winnetou tenggelam di danau itu.

Inilah buku terakhir dari Tetralogi Winnetou, karya pamungkas Karl May yang berbicara tentang perdamaian dunia dan kesetaraan di antara bangsa-bangsa. Ditulis pada 1908 dan diterbitkan sebagai buku pada 1910, tapi isinya rupanya masih relevan untuk masa kini, 100 tahun kemudian.


Home | How to Buy | Site Map | About Us | Contact Us

© 2010 Pustaka Primatama
Jl. Beruang Raya 28A | Kampung Peladen Pondok Bintaro | Ciputat 15225   INDONESIA
Ph. +62 - 21 - 7373 725 | Fax +62-21 - 7373 724 | email: puspri1@big.net.id